Siswa yang Me-maha

2008 November 18

Untungnya saya udah gak lagi jadi siswa yang Memaha. (Kesempatan itupun hanya sepotong perjalanan dari yang dijadwalkan) Kalaupun masih berstatus begitu, saya akan mengundurkan diri ajah. Malu soalnya, malu banget!

Herran…. Koq Mahasiswa pada berantem ya? Di Makasar, sebelumnya di Jakarta dan yang terakhir tadi di Nusa tenggara timur. Kenapa ya? Kalau ditanya seperti ini paling mereka akan berteriak “Mahasiswa juga Manusia” tapi aChh jadi puyeng saya mikirinnya.

Gak gaul kali ya kalau gak berantem gitu. Gak dewasa banget gitu loCh (Sok dewasa Gue!) Perang Batu. Habis lempar mundur dan lari menghindari batu balasan. Kalau memang merasa benar, kenapa gak sekalian maju, pantang mundur dan bila penting mattti membela apa yang mereka rasa benar. DuCh sakit kepala jadinya!.

Yang herannya juga bapak polisi, seperti yang terjadi di Makasar sana tuCh, ikut-ikutan perang batu juga melawan mereka. Hemmmm…. Akan jadi apa kita kelak andai kayak gini generasi kita.( Lagi-lagi gue, sok dewasa!).

Udah deCh daripada puyeng mikir sendiri, tolong bantulah ya… jawab dari pertanyaan berikut ini:

-Sedang Ada Apa dengan Mahasiswa Kita?



-Tidak adakah rasa senasib sepenanggungan atas tertatihnya

perjalanan Negeri ini?

11 Responses leave one →
  1. 2008 November 18

    silahkan tinggalkan jawaban anda mengenai hal ini.

  2. 2008 November 24

    sepertinya ada krisis kepercayaan yaa? soal idelaisme memang agak sulit diperdebatkan.. tp cobalah menentukan sebuah prioritas…. apa sih tugas seorang mahasiswa itu??

  3. 2008 December 3

    masih untung bisa sekolah sampe mahasiswa, kok ya menyia-nyiakan kesempatan… dasar! :roll:
    padahal banyak banget yang pengen sekolah tapi ngga mampu.
    *jadi pengen mentung-mentung mahasiswa yang doyan tawuran itu*

    dHian : ehmmm, sungguh menggemaskan kalimatmu, merasuk gitu!

  4. 2008 December 3

    mahasiswa? tawuran? enatahlah!

    kebanyakan kepioh-pioh kale ya, koq ga sampe abis!

  5. 2008 December 5

    Krisis Ya…
    Tapi banyak juga kok yang berjuang demi negri kita ini…
    Memang kita harus memulai dari sekarang
    Kalo ga mulai saat ini, kapan Lagi …
    Iya Ga? ;)

  6. 2008 December 7

    sejujurnya kadang, Vee merasa lebih baik diam..
    jika emg tak punya kekuasaan, atau punya kekuasaan tapi malah tersalah gunakan…
    Kadang, yg terjadi dg mahasiswa kita adalah, berawal dari pemikiran yang benar (sebenarnya), tapi karena jiwa mudanya yg kadang merasa sok( karena dia mahasiswa), malah melaksanakan niatannya dg cara yg tidak benar( dg emosi yg meledak-ledak) dan kadang karena emosinya sdg meledak itu, kesenggol temannya sedikitpun bisa jadi membesar, dan justru jd perang saudara antar mahasiswa sendiri.. ah entah lah…
    - Kadang mereka merasa sudah membela negeri ini dg orasi2 hebatnya,, tapi mbok mending di perlihatkan dg tindakan yg baik dan nggak anarkis ajah (salut buat beberapa persen mahasiswa yang begini)…
    _dan satu lagi…
    Tanggapan Vee di atas hanya untuk siswa2 yg memahakan dirinya saja, bukan untuk sebagian besar mahasiswa yang ikut memajukan negeri dan belajar dg tekun…Masih banyak kok kebaikan di antara mahasiswa,, janganlah rusak susu sebelangan hanya dengan nila setitik,,, di jaga yuk kemurnian hati kita…di awali dari diri masing-masing ya…..

  7. 2008 December 7

    vee…. mantabZnya dirimu! tHanks telah bertamu ke gubugku.
    dirimu emang betul!

  8. 2008 December 9

    Betul semeton, jujur tiang sangat anti pati sama perjuangan mahasiswa sekarang, walaupun mereka bilang membela rakyat, tapi rakyat yang mana?
    tiang juga dulu aktifis tapi benar2 berjuang demi rakyat, tidak seperti mahasiswa sekarang ini…
    Bull shit….

  9. 2008 December 9

    betul miq, makasih kunjungannya….

  10. 2008 December 16

    mahasiswa sedang belajar untuk dewasa, tapi belajar tidak tidak mendewasakan mereka.
    Salam kenal dari sodara sesama NTB

  11. 2008 December 30

    segala hal sebaiknya harus dilihat dengan kejernihan hati. adil dalam berpendapat

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS